Friday, 12 April 2013

Di Depan Arca Bunda


 

Di depan arcamu ya Bunda
Aku sujud bersimpuh
Memohon doa dan belas kasih
Dari hatimu yang putih bersih

Kunanti suaramu yang lembut
Mengalunkan doa atas namaku
Dalam jernihnya kemurnianmu
Ucapkanlah permohonanku

Dari pelupuk kesunyian jiwaku
Kucoba tekuri keteguhanmu
Mempertanyakan macam daya apakah
Hingga Bunda begitu mampu

Pada figurmu ya Bunda
Kucoba torehkan makna
Sejauh mana aku bisa
Menapaki langkah “fiat”mu

“Salam”, bisikku
Menyatu dalam hening dan bising
Raib tertelan kekagumanku
Pada keindahan setiamu

Di depan arcamu ya Bunda
Kucoba memandang lebih dalam
Cahaya senyummu yang tampil menawan
Kala kau membalas sapaanku

Tersipu malu kusebut satu per satu
Rengek mewek kekanakanku
Kuselipkan ujud pintaku
Pada setiap lipatan jarimu

Mohon doamu ya Bunda
Dalam setiap detik desah nafasku
Genggamlah tangan rapuhku
Dalam kuat doa kebundaanmu





17.X.05


No comments:

Post a Comment

Post a Comment